Posted by : Unknown Senin, 16 Maret 2015


www.objetivomalaga.diariosur.es
Setelah runtuhnya kerajaan Islam di Spanyol, banyak masjid-masjid kemudian dikonversi menjadi gereja dan katedral. Begitu pula dengan Malaga, katedralnya yang eye-catching itu merupakan bekas tempat peribadatan umat muslim. Kini katedral bernama Nuestra Señora de la Encarnación itu menjadi landmark sekaligus ikon kota Malaga.
www.rentautobus.com
Tahun 1487 Raja dari kerajaan Katolik Spanyol mendedikasikan sebuah gereja di bangunan bekas masjid Malaga. Kemudian dimulailah pembangunan sebuah katedral tahun 1528 di sana. Proses kontruksi terhenti pada tahun 1782 karena kurangnya dana. Sejarah menceritakan bahwa dana pembangunan Nuestra Señora de la Encarnación disumbangkan kepada Amerika saat negara adi daya tersebut berperang demi kemerdekaan mereka dari Inggris. Spanyol memang sengaja tidak mengirim pasukan perang dan memberikan sumbangan tersebut secara diam-diam sehingga tidak diketahui pihak Britania Raya. Akibat dari kekurangan dana pembangunan, katedral kebanggaan malagueños –sebutan warga Malaga– hanya memiliki satu menara saja. Sehingga tempat suci umat Katolik Malaga ini dijuluki La Manquita yang berarti ‘wanita bertangan satu’.
www.panoramio.com
Saat masih dibangun, Nuestra Señora de la Encarnación ditangani tiga arsitek yang memberi paduan arsitektur berbeda. Bagian interior didominasi gaya arsitektur renaissance, sedangkan pintu masuk dan menara merupakan representasi zaman barok. Panjang keseluruhan Katedral Malaga adalah 115 meter. Tempat paduan suara dihiasi dengan hiasan ukiran kayu cantik dan patung-patung orang suci karya Pedro de Mena. Ia merupakan salah satu pengukir terbaik sepanjang sejarah Spanyol. Langit-langitnya berbeda dari katedral lain, memiliki 23 cupola dan merupakan satu-satunya gereja di Spanyol yang memiliki hiasan tersebut. Nuestra Señora de la Encarnación memiliki dua organ dari abad 18 dengan lebih dari 4.000 pipa penghasil suara. Hingga saat ini alat musik tersebut masih dalam kondisi baik dan sering dimainkan.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Blog Archive

Popular Post

©2014 Andhira Dwi Meliana All Right Reservied . Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © ANDHIRA DWI MELIANA -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -